Hari Kedua Proyek “Buku untuk Sesama”

Posted by

Agenda hari kedua adalah melakukan penyortiran buku-buku koleksi pribadi. Buku-buku tersebut kami simpan dalam sebuah lemari besar yang kami letakkan di toko. Iya, disimpan di toko karena tadinya buku-buku tersebut memang disewakan ke orang-orang. Dulu, kami membuka usaha persewaan buku namun sekarang sudah tutup. Karena capek boyongan ke rumah, ya sudahlah bukunya disimpan saja di toko. Sekarang tokonya udah beda lagi, toko retail snack-snack jadoel dan lokal.

Saya, suami, dan Hani yang melakukan penyortiran buku. Hani agak-agak terpecah fokusnya ketika menemukan buku-buku aktivitas anak miliknya. Ada beberapa halaman yang belum dikerjakan dan jadilah ia berhenti sebentar lalu sibuk dengan buku aktivitasnya. 
Saya dan suami lalu melanjutkan penyortiran. Ternyata banyak sekali buku yang kami punya. Namun tidak semua disumbangkan. Ada banyak buku yang mau dijual, ada juga yang mau dibaca lagi, dan sisanya akan disumbangkan. Di akhir-akhir, Hani kembali bergabung membantu kami menyortir buku. Dia bolak-balik bertanya, “Bun, buku ini bagaimana? Bagus? Disumbangkan?”. Lalu, saya dan ayahnya memberi arahan buku-buku mana yang akan disumbangkan. Hani membantu meletakkan buku tersebut ke kardus khusus sumbangan.

Beberapa buku yang disumbangkan

Kegiatan menyortir buku yang hendak disumbangkan. Terkumpul 2 kardus air mineral

Untuk buku yang disumbangkan terkumpul sejumlah 2 kardus air mineral. Ada lebih dari 50 judul buku. Isinya bermacam-macam, ada buku keagamaan, cerita anak, buku pengetahuan, buku-buku IT, keterampilan praktis, dll. Semoga saja nanti buku-buku tersebut bisa bermanfaat untuk pemiliknya yang baru. Aamiin.
#TantanganHariKetiga
#Level3

#MyFamilyMyTeam

#KuliahBunsayIIP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *