Setiap Anak adalah Bintang (1)

Posted by

Insya Allah saya termasuk yang percaya bahwa apa yang diciptakan oleh Allah itu bukanlah “produk gagal”. Pasti menyimpan hikmah atau manfaat atau sejuta potensi. Termasuk juga anak.

Maka amat disayangkan jika potensi yang ada pada diri anak kemudian terkubur ketika ia besar. Hanya karena tidak ada yang melihat sinar potensinya atau mengabaikannya dan meminta anak melakukan hal lain yang tidak sesuai dengan dirinya. 
Oleh karena itu, perlu sekali untuk mencoba menelaah dengan benar-benar potensi anak sejak dini. Siapa yang melakukannya? Baiknya yang terdekat dengan anak, yakni orang tua. Melalui apa? Dengan memperkaya anak akan wawasan, gagasan, juga aktifitas. Supaya anak dapat terbuka akan banyak hal dan bisa menemukan hal apa yang membuat matanya berbinar-binar dan ingin menguasainya. Pengamatan terhadap hal ini tidak bisa dalam waktu singkat, bisa saja terjadi selama bertahun-tahun krn kadang kita terkecoh dengan persepsi sendiri.
Dari dua hari pengamatan terhadap si Kakak, 5,5 tahun, ada beberapa hal yang saya lihat ia cukup menonjol:
– Kakak sangat suka pretend play. Hampir setiap hari ia melakukannya. Ketika itu, ia akan asik dengan dunianya sendiri sambil mengoceh-ngoceh. Ia bisa menciptakan dialog sendiri, terinspirasi dari apa yang pernah ia tonton atau dari buku yang pernah dibacakan oleh saya

– Kakak bisa mengikuti instruksi cara bermain Lego yang ada di kertas. Ia sudah mampu menggunakan logikanya untuk mengikuti instruksi berbekal gambar di kertas. 

– Kakak sangat suka membantu pekerjaan rumah, selalu ingin terlibat, dan terlihat sangat bahagia ketika bisa mengerjakannya sendiri. Seperti membantu saya mencuci piring, mulai dari menyabuni hingga membilas, membuat teh hangatnya sendiri atau membuat teh tarik hangat untuk ayahnya, membantu mengambil jemuran yang sudah kering, membantu saya memasak. 

– Kakak sedang suka menyanyi. Dua hari ini dia menyanyikan beberapa lagu anak. Cukup hafal liriknya walau nadanya terkadang kurang pas. Ketika bernyanyi, Kakak minta divideokan. Ia kemudian menggunakan botol air mineral sebagai mik untuk bernyanyi/pretend play sebagai penyanyi

– Kakak terkadang mengatakan hal yang mengejutkan. Seperti ketika ia berbicara tentang pesawat Li*n A*r yang sering delay. Ketika saya dan suami bertanya apa itu delay, Kakak bisa menjawab dengan cukup tepat untuk ukuran anak seusianya. Kakak menjawab “delay itu terlambat”. Kakak juga kadang menegur saya, seperti hari ini ketika saya sedang terlalu banyak melihat layar HP akibat memantau perkembangan di sebuah grup dagangan, “Bunda, nanti matanya sakit kalau terlalu banyak lihat HP. Nanti ada obatnya, untuk orang dewasa yang bulat diminum, untuk anak-anak beda lagi.”
Hal lainnya yang saya bisa catat untuk diri saya sendiri adalah:

– Kakak kurang diberikan aktivitas supaya wawasan dan gagasannya kaya. Kegiatan Kakak yang bervariasi kebanyakkan diberikan oleh sekolah di mana ayah bunda kurang bisa memantaunya secara detil. 

– Di rumah, wawasan Kakak lebih banyak didapat via buku yang dibacakan menjelang tidur, TV, ataupun ketika ia bermain dengan temannya di lingkungan rumah

– Jika ingin menelaah kemampuan Kakak, baiknya berikan Kakak beragam kegiatan baik yang mengembangkan sisi afektif, motorik, ataupun kognitifnya

#Hari1

#Tantangan10Hari

#Level7

#KuliahBunsayIIP

#BintangKeluarga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *