Setiap Anak adalah Bintang (4)

Posted by

Hari ini saya membelikan Kakak mainan baru. Pertama adalah refill lilin mainannya dan kedua adalah permainan logika, traffic jam game. Saya sengaja membelikan keduanya karena Kakak pernah memainkan dan suka dengan dua benda tersebut. Untuk lilin mainan karena punyanya yang lama sudah kering dan makin sedikit karena sering dimainkan.

“Bunda tau aja ya kalau aku lagi bosan. Terimakasiiiih bunda sudah membelikan aku mainan baru,” katanya sangat antusias sambil memelukku. Gak butuh waktu lama, Kakak langsung membuka traffic jam game. Mainan ini ia kenal dari teman sebayanya ketika sedang berlibur ke Garut. Hanya dalam beberapa kali coba, Kakak langsung bisa memainkannya. Permainan ini mengasah logika, mengajak pemainnya untuk bisa menemukan jalan keluar dari suatu pola “kemacetan”. Ada beberapa kartu mulai dari level mudah hingga paling sulit. 
Kakak memang suka jenis mainan seperti ini. Sebelumnya, Kakak juga punya mainan yang mirip-mirip, namanya Variform. Selain itu, Kakak juga menyukai puzzle. Kakak sudah bisa menyelesaikan puzzle hingga 48 pcs sendirian. Mulai dari puzzle bergambar kartun yang sederhana hingga gambar nyata yang cukup rumit pernah ia mainkan. Kalau sudah main seperti ini biasanya Kakak bisa betah berlama-lama sendirian.

Setelah puas dengan traffic jam game, Kakak mengajak saya bermain lilin. Kakak meminta saya membantunya membuat bentuk buaya seperti di kertas petunjuk. Lalu, kami memainkannya bersama-sama cukup lama. “Kalau main begini aku betah di rumah aja. Aku gak mau main ke luar atau ke rumah tetangga,” katanya. Dan benar saja, dari Ashar hingga Maghrib, Kakak betah sekali main lilin. Membuat bentuk buaya hingga membuat roti isi.

Lalu kami menutup hari dengan cerita banyak hal di tempat tidur. Saat ini adalah “saat emas” buat saya mendengarkan cerita Kakak. Biasanya Kakak akan cerita panjang lebar hampir gak bisa berhenti tentang teman-temannya di sekolah. “Aku gak suka dengan tingkah lakunya, makanya aku gak mau main sama dia,” curhat Kakak. Bahasanya cukup bagus kan ya untuk seusianya. Saya dan suami yang mendengar pun langsung tersenyum, “Wih.. Pakai bahasa ‘tingkah laku’,” celetuk saya dan suami. Dan masih banyak perkataan Kakak yang kami tidak kira akan keluar dari mulutnya. 

#Hari4

#Tantangan10Hari

#Level7

#KuliahBunsayIIP

#BintangKeluarga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *